"Bener banget, Tri. Gue cuma dijadiin WC umum doang. Amit-amit." Windy mengetuk meja kafe tiga kali dilanjutkan dengan mengetuk keningnya. "Gue mah kagak mau jadi WC umum. Gue ini tim istri sah. Herannya kok ada ya orang yang cuma dijadiin WC umum aja bangga? Otak mereka udah pada geser kali ya?" Windy menimpali sindiran Gayatri sinis. Ia puas sekali melihat kedua perempuan seksi itu terhenyak di tempat duduk masing-masing. "Emangnya mereka punya? Kok gue nggak yakin ya?" imbuh Gayatri pura-pura lugu. "Emang kagak. Yang mereka punya cuma aset bawah perut yang nilainya akan terus berkurang seiring usia. Setelah itu siap-siap saja mereka didepak. Karena mereka semakin tua dan kalah saing dengan pendatang baru yang muda-muda." Windy menimpali dengan air muka puas. "Akhirnya mereka akan m