Sensasi yang Lebih Mendebarkan

1166 Words

"Ayo aku antar," ajak Griffin, saat Grizelle maupun Samuel telah selesai dengan sarapan pagi mereka. Grizelle nampak kebingungan. Tempatnya bekerja dan sekolah Samuel memang searah. Tapi, tidak dengan Griffin. Makanya, setiap pagi Grizelle dan Samuel pergi bersama. Lain halnya dengan Griffin yang pergi sendiri ke kantor. "Apa tidak akan terlambat nanti?" tanya Grizelle. "Hm? Tidak akan. Ini baru pukul berapa, Samuel pasti akan tiba tepat waktu di sekolah dan kamu juga." Sungguh bukan itu yang Grizelle maksud. Ia sedang bertanya tentang diri Griffin sendiri. Pasti, akan memakan banyak waktu bila harus mampir ke dua tempat, yang berlawanan arah dari tempat tujuannya sendiri. Ah tapi sudahlah. Sepertinya, tidak ada gunanya juga menanyakan hal semacam ini. Dia sendiri pasti sudah memperhi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD