XXIX

1017 Words

"Akhirnya kalian datang setelah hampir dua minggu berada di Perancis dan tidak menemuiku juga Arabella." Ujar Daniel menekan suaranya sarat akan kekesalan menatap Almanina dan Jonathan yang datang tak diundang pagi hari ini dikediaman kakeknya. "Astaga Niel, mengapa kau tempramen sekali sih. Kemarin Alarick demam lalu beberapa hari ini kami disibukkan dengan rumah baru, kami begitu sibuk hingga belum sempat untuk mengunjungimu." Elak Almanina dengan mulut manisnya, wanita itu sudah duduk disamping ibu Daniel dan memakan buah apel. "Benar-benar tidak tahu diri." Dengus Daniel setelah ia menatap Jonathan yang sudah ambil bagian sarapannya dan memakan dengan lahap. "Jangan seperti itu, teman-temanmu sudah datang dan hadiah pertunanganmu juga akan segera sampai. Aku, Jonathan dan Rain sep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD