Part 13

1034 Words

"Sudah tidak sabar menunggu sentuhan dariku. " Ujar Maura seraya menunjukkan sebuah rekaman pada Dea, membuat Dea terkejut. "Berani-beraninya kau mengganggu kakek ku. Kamu boleh mengganggu ku, memfitnah aku, membalas semua isi hati mu, tapi tidak dengan kakekku. " Ujar Dea yang langsung menampar dan bahkan memukul wajah Maura, dan dengan segera Maura mereka apa yang dilakukan Dea pada dirinya. Maura sengaja ingin menjelekkan Dea dengan cara menyebarkan hasil rekamannya pada publik, seolah-olah Maura tersakiti karena penyiksaan Dea. Dea yang mengerti dengan maksud Maura merekam dirinya, dengan cepat Dea menampar pipi Maura, bahkan sampai mendorong tubuh Maura hingga jatuh, lalu menginjak kaki Maura dengan kuat. "Biar aku gak rugi, jadi sekalian saja kamu merasakan sakit yang sebenarnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD