Chapter 108 ~ WE ARE HAPPY

1899 Words

12.25 kst Layla mengayat ayam memisahkan paha untuk Barbara sang kakak. Hubungan keluarga tidak akan pernah putus, mungkin kakaknya berpikir itu bisa tetapi dirinya tidak. “Makanlah aku tidak mau istrimu mengkritik kami lagi.” terdengar dingin memang, dan Kris berada di samping tau istrinya hanya tidak tahu cara memulai semuanya lagi. Hubungan yang canggung ini Kris ingin perbaiki, agar Layla bisa bersama melepas rindunya. Barbara menunduk memegang erat sumpit di tangannya, air matanya tak terbendung lagi. Perasaan menyesal terus menggerogoti hatinya, menyesal sudah membuang adiknya sendiri demi egonya. “kenapa, apa kamu menyesal? Kenapafa baru sekarang? Lay selalu bertanya dalam hati, kenapa.. kenapa seorang Barbara bisa menjadi pengecut? Mengesampingkan adik kecilnya sendiri dan lebih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD