72. Hadiah dari sepupu

1641 Words

Aku baru selesai mandi setelah percintaan panas pagi ini. Buru-buru aku mengambil kaos casual dan celana pendek selutut, aku juga memakainya cepat dan segera menuju taman hotel yang ada di lantai bawah. Aku meninggalkan Adiva yang tampak lelah tertidur. Aku tidak mau mengganggunya yang tampak kelelahan. Aku melangkahkan kakiku melewati koridor yang tampak sepi, saat sudah sampai lantai bawah aku melihat papaku bersama mamaku yang berdiri tampak berbincang. Aku memejamkan mataku sambil komat-kamit semoga mereka tidak melihatku. Kalau papa melihatku sudah pasti papa akan menggodaku dan membullyku, cukup nanti saja aku dibully oleh adik-adikku. Aku langsung berlari menuju taman saat papa ingin membalikkan badannya. Untunglah papa tidak melihatku. Saat sampai taman, aku melihat Elsha anak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD