Reveal

929 Words

Dianne keluar dari tempat persembunyiannya dengan satu tangan memiting leher Dominic dan satu tangan lainnya menekan pisau kecil, pisau yang selalu ia selipkan di paha. Pisau itu dia tempatkan secara presisi di sisi leher Dominic. Ujung pisaunya dingin, mantap, dan sangat dekat dengan pembuluh darah yang bisa mengakhiri segalanya hanya dengan satu tarikan pendek. Langkahnya tenang. Nafasnya stabil. Tidak ada keraguan. Rencana yang ia bisikkan pada Dominic beberapa menit lalu terbukti tepat sasaran. Dianne tahu betul, para pengkhianat ini akan menjadikannya kambing hitam. Mereka akan memutarbalikkan cerita, menuduhnya sebagai pelaku penyerangan terhadap Dominic, lalu memantik perang terbuka antara mafia Amerika dan Italia. Ia tidak akan membiarkan itu terjadi. Dianne tidak mau lagi jadi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD