Tidak, Jen. Jangan percaya begitu saja. Aldrick tidak mungkin menghianatimu apalagi tidur dengan wanita lain saat sudah menikah. Sembari menatap nanar dari celah pintu, Jena terus-menerus meyakinkan hati akan kesetiaan sang suami. Wanita berhidung bangir itu bahkan berusaha maksimal memunculkan keberanian untuk masuk ke dalam, menginterupsi momen keduanya meski kedua kaki seakan enggan melangkah. "Oh ya? Jadi kapan suamiku tidur denganmu?" sela Jena to the point dengan nada santai "Jen-na ...." Aldrick terkesiap dan reflek mendekati sang istri. Rautnya begitu tegas dan tenang sehingga sulit untuk diterka bahkan oleh Aldrick sekalipun. "Sayang, itu tidak seperti yang kau dengar," jelas Aldrick cepat-cepat dengan nada penuh kekhawatiran. Pria itu benar-benar diambang ketakutan besar. "
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


