50. Keinginan Dan Permohonan

1347 Words

Hingga akhirnya Samael mendongak. Mata beku menatap lekat ke manik coklat Ilsa. Gadis itu bisa melihat saat dimana mata Samael akhirnya terlihat menyerah dan pria itu mulai melucuti pakaiannya sendiri. Ilsa menarik nafas cepat. Samael tidak memaksanya untuk membalikkan badan! Tatapan matanya bahkan tidak menampakkan kemarahan seperti ketika gadis itu melakukan sesuatu tanpa perintah. Kali ini pria itu akhirnya membiarkan Ilsa mendapatkan apa yang diinginkannya. Sepenuhnya. Hal itu membuat Ilsa merasa terharu. Dan panik di saat yang bersamaan. Ketika akhirnya Samael berdiri tanpa sehelai pakaian di hadapannya, diterangi cahaya dari lilin dan obor yang menyala hangat, Samael terlihat bak seorang malaikat yang hendak menghakiminya. Otot pria itu nampak keras membentuk tubuhnya yang keka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD