Kabar Bahagia

1408 Words

“Honey ... Astaga Hon!” teriak Ammar dengan mata yang sudah berkaca-kaca. “Sebentar lagi aku akan jadi seorang, Papi.” Titan terdiam masih tidak percaya jika dirinya saat ini sedang hamil. Padahal baru saja mendapatkan tamu saat dia masih dirawat di rumah sakit. “Hon,” panggil Ammar dengan memegang kedua bahu sang istri. “Kenapa kamu diam saja?” “Apa aku benar-benar hamil, Boo?” “Tentu saja, Hon.” Ammar mengajak istrinya keluar dari kamar mandi agar bisa menunjukkan hasil testpack pada Mertua dan Tantenya. Ihsan yang baru saja melihat anak dan menantunya keluar dari kamar mandi langsung menghampiri keduanya. Dia sudah tidak sabar melihat hasil tes kehamilan yang baru saja dilakukan oleh Putrinya. “Bagaimana hasilnya, Nak?” Ammar tidak menjawab. Dia hanya tersenyum dan memberikan be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD