48. Disappointed

1235 Words

"Sakit yang terdalam adalah yang tidak terlihat oleh mata. Kesedihan yang terdalam adalah yang tak terucap oleh kata." ----- Kenzie melenggangkan kaki dengan penuh percaya diri seraya menggenggam lembut tangan istrinya. Benar saja, ini kali kedua ia membawa Alya untuk ikut serta pergi ke kantornya. Bukan tanpa alasan, Kenzie beralibi dengan membawa Alya ke kantor jelas ia bisa dengan mudah mengawasi. Pun Alya sama sekali tak keberatan untuk ikut. Sama seperti biasa nya. Memasuki ruang kerja Kenzie, sudah ada Richard di dalam sana. Namun kali ini berbeda. Karna Richard membawa serta salah seorang wanita yang entah tak pernah Alya lihat sebelumnya duduk tepat di depan meja kerja Kenzie. "Apa kalian sudah lama menunggu?" tanya Kenzie seraya menuntun Alya duduk di sofa tamu dan setelahnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD