LIMA PULUH DELAPAN

1104 Words

"Kakak Satria siniin dong!" Dinda menoleh ketika adiknya baru saja datang ke kamarnya, adiknya selalu pulang ketika libur di sekolah. Dengan alasan ingin bertemu dengan Satria. Baju-baju terkini untuk anak kecil dengan model ala Korea yang paling disukai oleh Ara. Adiknya membelikan banyak sekali baju untuk Satria menguras tabungannya sendiri. Tidak peduli dengan berapa yang habis. Yang penting Ara bisa puas dengan apa yang dia inginkan, Satria masih dua bulan. Tapi penampilannya sudah diatur oleh Ara. Dia senang sekali dengan gaya berpakaian Satria meski masih kecil tapi terlihat modern sekali. Meski sebenarnya dia tidak mau memberikan adiknya. Tetap saja Ara terlihat sebal jika tidak diberikan Satria. “Aku nggak apa-apain janji.” “Nanti ayahnya pulang lho. Kamu dimarahin kalau kasi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD