"Hai, Sayang." Kayla mengangkat kepalanya saat mendapatkan sapaan. Senyumnya melebar kemudian bangkit dari kursinya dan menyambut uluran tangan Danti yang menunggunya di samping meja kerjanya. "Ibu tumben, datang gak kasi kabar dulu." Kayla mencium punggung tangan Danti sebelum akhirnya Danti mencium sebelah pipi Kayla. "Udah nelpon Amar tadi, ngajakin makan siang bareng. Kamu nanti juga ikut ya. Masmu sekalian dikabari, bilang, mami sudah di sini." Danti kemudian memberi perintah pada OB yang membawa beberapa kantung kertas yang berisikan box makan siang agar masuk ke dalam ruangan Amar dan menyusunnya di atas meja tamu. "Mami masuk ke dalam ya, kamu nanti menyusul." Kayla mengangguk dan segera kembali ke mejanya untuk menghubungi Lani. Pada deringan ke dua, Lani mengangkat panggilan

