72. Kangen

1317 Words

Aulia menyibak perlahan sekat tirai yang membatasi ruang tamu dengan area ranjang pasien. Perut yang terasa melilit tiba-tiba dan telapak tangan yang menjadi dingin menandakan dirinya yang dilanda kegugupan. Enda menyadari hal tersebut dan berusaha memberi Aulia kekuatan, ia mengeratkan genggamannya pada jemari Aulia. Aulia memaksakan senyumnya pada Enda dan kemudian beralih pada Agastya dan Kayla yang tampak tengah berpelukan erat. Aulia merasa salah tingkah melihat pemandangan di depannya, walau tadi mendengar namanya dipanggil Agastya yang artinya mengizinkan dirinya mendekati Kayla, tapi jika mereka masih dalam posisi seperti ini, sepertinya ia datang kecepatan. Enda yang terbiasa melihat interaksi dua bucin di hadapannya tak menyurutkan langkahnya. Mendehem pelan agar dua loveb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD