"Dav, kita mau ke mana, sih?" tanya Jill penasaran. Sejak Dav mengiriminya paket berisi gaun cantik lengkap dengan sepatu dan tas berwarna senada, kemudian memintanya berdandan cantik, Jill sudah merasakan kejanggalan. Kecurigaanya semakin bertambah ketika Dav muncul di depan kamarnya dengan setelan resmi lalu mengajaknya pergi tanpa mengatakan tujuan mereka. "Makan malam." Dav menjawab tanpa menoleh, berusaha menghindari tatapan menyelidik Jill yang terus tertuju padanya. "Di mana?" cecar Jill. Ditatapnya Dav terus menerus sambil dalam hati mengagumi penampilan pria itu malam ini. Bukan Jill tidak pernah menyadari jika Dav memiliki wajah yang menawan, namun malam ini auranya berbeda. Dav seolah terlihat bersinar malam ini. "Hotel." Lagi-lagi Dav menjawab singkat. Jill mengernyit heran

