55a. Tanpa Jiwa

1662 Words

"Je, coba lihat kakakmu lagi apa di kamar. Kalau kakakmu nggak tidur, ajak ke sini buat makan," pinta Elena sambil memindahkan sepanci sup ayam ke atas meja makan. "Oke, Ma!" Jeanna mengangguk patuh dan melangkah menuju kamar masa kecil mendiang Dav yang sedang Jill tempati. Ketika sampai di depan pintu kamar yang kakaknya tempati, Jeanna mengetuknya perlahan. "Kak ...," panggil Jeanna dengan suara kecil. Ditunggunya beberapa saat. Ketika tidak ada balasan, ia kembali mengetuk dan memanggil dengan lebih keras. "Kak Jill ...." Panggilan kedua, masih tetap tidak ada balasan. Jeanna sudah berpikir untuk pergi saja dan kembali ke ruang makan, namun ia khawatir akan disalahkan jika tidak memeriksa langsung keadaan Jill. Kembali Jeanna mengetuk dan berbicara lebih keras, tapi kali ini sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD