63. Ironi

1718 Words

Jill berdiri kaku di depan pintu gereja yang pernah menjadi saksi ikrarnya untuk sehidup semati bersama Dav. Setahun yang lalu, tepat di tempat ini, Jill berdiri dengan mimpi indah tentang harapan akan sebuah kehidupan pernikahan yang bahagia. Namun kenyataan membuatnya terdampar secara menyedihkan. Perlahan didorongnya pintu besar dihadapannya, dan tanpa dapat ia cegah kenangan akan hari itu kembali berputar begitu saja. Jill masih bisa mengingat dengan jelas wajah Dav yang berdiri menantinya di depan altar. Menatapnya dengan penuh kasih. Binar harapan di mata Dav sama bersinarnya seperti binar harapan di matanya sendiri. ~~~ Beautiful eyes beautiful face Beautiful sky on a beautiful day Beautiful arms beautiful legs Tell me how did you such a beautiful aura Beautiful spirit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD