"Mas, saya butuh bicara dengan Mas." Jill masuk ke ruangan Kai dengan napas memburu. "Ada apa, Jill?" Kai terheran-heran melihat Jill yang seolah akan meledak dalam emosinya. Ia tahu Jill memang jadi jauh lebih sensitif semenjak Dav menghilang, tapi gadis itu tidak pernah terlihat semarah ini. "Liat ini, Mas!" Jill mengguncang berkas-berkas di tangannya dan menaruhnya dengan cukup keras di atas meja kerja Kai. "..." Baru melihat logo yang tercetak di atas mapnya saja Kai sudah merasakan sesuatu yang tidak beres. Ketika membaca berkas-berkas di dalamnya, sakit kepalanya mendadak muncul. Jill tidak sabar menunggu Kai berbicara lebih dulu, ia yakin Kai sudah paham isi berkas-berkas yang tengah dibacanya. Ia berbicara dengan geram dan penuh emosi. "Saya makin nggak ngerti apa yang Dav

