Bab 12-2

693 Words

"Kita bukan pengantin baru tapi kita masih suami istri, hubungan kita tetap berjalan dan akan baik-baik saja jika komunikasi kita lancar." Kata Luna. "Kau saja yang berlebihan, sudah. Kau mengangguku." Kata Arthur yang menutup panggilan telefonnya yang membuat Luna terkejut. "Br*ngsek." Umpat Luna yang benar-benar muak dengan sikap Arthur. Dia mengeratkan setir mobilnya karena merasa sakit hati dengan perkataan Arthur, dia menepikan mobilnya sebentar dan akhirnya menangis, nyatanya dia sangat sakit ketika Arthur selalu bersikap seperti ini padanya. "Apa sebenarnya yang membuatmu berubah? Apa kau memiliki wanita lain? Atau ketamakan akan warisan itu." Gumamnya yang masih terisak. Tak lama dia menangis di mobil dan memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya ke butiknya. Karena pekerjaa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD