Pengantin Baru

1186 Words

Setelah malam pertama serta berbagai serentetan kekonyolan yang terjadi semalam, kini keduanya menjadi lebih diam dan enggan untuk saling memandang. Apalagi Cherry yang malu sekali menghadapi situasi mereka saat ini. Ia tidak lagi mempunyai harga diri, jika mengingat apa yang Barra lakukan. Termasuk mengompres miliknya yang membengkak karena terlalu over untuk pengalaman pertama dalam bercinta. "Aku udah siapin bekal buat kamu. Semua di meja! Hati-hati dijalan." Cherry terus memalingkan wajahnya. "Hmmm." "Makan juga sarapanmu." "Hmmm." Balas Barra sambil sibuk membenarkan dasinya yang terasa lebih susah untuk dibentuk dari biasanya. Tunggu dulu, kenapa ia jadi ikutan gugup seperti ini? "Kamu bisa atau tidak?" Cherry mendadak kesal karena Barra tak kunjung selesai dan pergi kekantor.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD