Bab 72

2740 Words

"Mas! Kamu mau ke mana?" Melati masih berseru. Ia mengejar suaminya. Lengannya ditarik, berusaha menghentikan langkahnya yang terlalu cepat. Belum sampai ke tempat Kania, Biantara akhirnya berhenti. Ia menoleh ke arah Melati. Tatapan istrinya terlihat begitu penasaran. "Saya harus menghentikan mereka, Melati." "Menghentikan apa, Mas?" Melati sungguh tak paham dengan apa yang dibicarakan suaminya. Tidak menjawab, Biantara lebih memilih menghampiri Kania dan Naren yang duduk di pinggir kolam renang. Ia menatap berang ke punggung gadis yang tertutup jaket jeans itu. "Mas. Kamu mau ngapain, sih?" Suara itu membuat Naren menciptakan jarak refleks. Ia mundur, menjauh dari posisi duduk Kania. Genggaman tangannya terlepas begitu saja. Biantara tidak menanggapi pertanyaan Melati. Pria

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD