Sembilan Belas

2235 Words

Kamis (16.57), 25 Maret 2021 ---------------------- “Berdirilah dan sapa kakak iparmu. Dia Sintha, istri Kakak.” Jelas Xavier masih dengan nada datar, lalu beralih pada Sintha. “Sin kenalkan, dia adikku. Hany Abraham.” Kedua wanita itu sama-sama terbelalak dengan tubuh menegang. Kemarahan dan kecemburuan jelas terpancar dari keduanya. Perlahan Hany berdiri. Dia menatap Sintha dengan kebencian yang tidak ditutup-tutupi. “Jangan bohong, Kak.” Ujar Hany tanpa melihat Xavier. “Untuk apa kakak berbohong mengenai istri kakak.” Lalu Xavier beralih pada Sintha. “Sintha, mana jus alpukatku?” Tanpa melepas pandangan dari Hany, Sintha mendekat lalu menyerahkan segelas jus alpukat pada Xavier. Kedua wanita itu masih terus saling menatap seperti betina yang sama-sama bersiap menerkam untuk memper

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD