Tita baru saja selesai mandi ketika mendengar bel apartemen berbunyi. Sayang Gin sedang pergi bersama Cyren hingga tidak bisa disuruh-suruh untuk membukakan pintu. Padahal hari ini rasanya Tita sedang malas sekali bergerak, inginnya hanya berbaring saja gara-gara tamu bulanan yang suka bikin keki. Niatnya begitu pulang kerja tadi langsung mandi lalu tidur. Si Ikan Buntal yang biasanya rakus itu sedang kehilangan selera makannya hari ini. Akhirnya, dengan ogah-ogahan Tita membukakan pintu. "Loh, Disty?" ujar Tita heran ketika melihat adik Dirga berdiri di depan pintu. "Hai, Teteh!" sapa Disty super ceria. "Ada apa, Ty?" Disty mengerling nakal. "Mau menjalankan amanat dari Aa." "Hm?" Tita mengernyit tidak paham. "Disty mau anterin ini, Teh." Gadis itu mengangkat kantung berukuran besar

