Empat Puluh Dua

1144 Words

❤❤❤ Glarrrr Vania membanting pintu pajero hitam itu sesampainya mereka di halaman sebuah villa minimalis milik Andrea. Ia melipat tangannya di depan d**a sembari memasang ekspresi kesal yang sangat kentara sebagai respon bincang-bincang ringan suaminya dengan perempuan bernama Mika tadi. "Van, sini bantu bawa kopernya!" intrupsi Andrea. Vania melangkah kesal menuju bagasi belakang untuk merebut kopernya. Namun, ia kalah cepat dengan Mika. "Biar aku bawakan saja. Istri kamu pasti capek, Ndre," ujar perempuan berkulit putih itu. Vania berdecak sebal kemudian merebut kopernya dari tangan Mika, "Ck, aku bisa sendiri. Aku kan wanita mandiri," ujar Vania lantang. Andrea terkekeh mendengar ucapan istri tercintanya itu. Bagaimana tidak tertawa, Vania mengatakan jika ia wanita mandiri, tapi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD