Darren baru saja pulang dari kantor. Dan jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Lagi-lagi ia harus pulang larut lagi. Karena hari ini pekerjaannya sangat banyak sekali. Perusahaan sedang mengalami masa-masa sulit jadi sebagai pemimpin perusahaan Darren hari segera menyelesaikan permasalahan ini. Dan imbasnya berpengaruh pada Kinan. Sekarang ia jadi sedikit memiliki waktu untuk bersama Kinan. Apalagi sekarang Kinan sedang mengandung. Dan itu yang membuat Darren bersalah. Darren melihat Kinan sudah terlelap tidur. Darren tersenyum melihat Kinan tidur dengan wajah damai. Ia pun mengecup kening Kinan lalu pergi mandi. Kinan terbangun ketika ia merasakan ada tangan yang memeluk dan mengelus perutnya. Ia tahu orang itu Darren. Kinan pun berbalik dan melihat Darren sudah terlelap tidur. Kinan me

