Arlan tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Kinan berada di hadapannya. Ya Kinannya perempuan yang bisa membuat Arlan Pratama cinta mati kepadanya. "Gimana keadaan Kakak? Baik-baik aja kan? Kinan bawain donat kesukaan kakak. Semoga kakak mau terima donat dari Kinan." kata Kinan menyerahkan sekotak donat ke hadapan Arlan Arlan masih diam seribu bahasa. Ia tak menyangka Kinan masih mengingat makanan kesukaannya. Dan ia memanggilnya Kakak. Panggilan yang sudah lama Arlan rindukan. Karena panggilan ini juga yang membuat Arlan tidak bisa memiliki Kinan. Kinan hanya menganggapnya hanya seorang kakak tidak lebih. Dan itu yang membuat hatinya sakit. Apalagi setelah mengetahui jika sekarang Kinan sudah menjadi isteri Darren mantan sahabatnya dulu. Tapi sepertinya sudah tak ada kesempatan lagi b

