Darren mencium kening Kinan yang sudah terlelap tidur. Setelah lama Darren menenangkan Kinan karena rasa bersalah yang dirasakan Kinan. Terutama perasaan sial yang sudah menghinggapi Kinan. Ia selalu merasa kalau keberadaannya selalu menjadi kesialan bagi orang lain. Dan itu membuat hati Darren sakit. "Sayang aku pergi sebentar. Aku akan selesain masalah kamu dulu. Kamu tidur yang nyenyak dan lupain semuanya." Kata Darren berbicara di samping Kinan Kinan yang merasa namanya disebut sedikit menggeliatkan tubuhnya. Tapi dengan cepat Darren menenangkannya dan Kinan kembali tidur. "I love you sayang." Kata Darren mengecup kening Kinan sekali lagi sebelum meninggalkan kamar Kinan "Bram kamu perketat penjagaan di sekitar. Jangan biarkan siapun masuk ke rumah sampai saya pulang. Dan minta Ran

