Di sebuah kamar tampak seorang pria sedang sibuk menenangkan seorang bayi dalam gendongannya. "Tuan biar saya saja yang menggendong Tuan Muda. Sebaiknya Tuan istirahat." Kata Rani Rani begitu prihatin melihat keadaan tuannya ini. Penampilan benar-benar kusut. Dengan rambut-rambut halus yang tumbuh di dagunya. Dan kantong mata yang hitam menandakan jika kurang tidur. "Tidak papa. Mungkin Davi kangen dengan mamanya. Saya akan membawa Davi untuk menemui mamanya." Kata Darren Ketika nama sang mama disebut tiba-tiba Davi langsung diam dan sekarang ia menatap Darren. Sepertinya dia benar-benar merindukan sang mama. "Kamu kangen mama sayang? Daddy juga kangen banget sama mama. Kita ketemu sekarang dengan mama." Kata Darren yang disambut tawa sang putra Darren pun menggendong Davi dan berjal

