CHAPTER TIGA PULUH LIMA : ‘Wajah Berisi Lamunan’

1608 Words

                “Kalian payah, nih! Jelas-jelas itu Cewek solo traveller. Jalan sendirian, dia. Kesempatan, tahu, bisa kenalan! Mana tahu, jadwalnya banyak yang sama dengan kita. Jadwal kita juga fleksibel, kan, kata Adi?” gerutu Robby, merasakan sebuah peluang emas terlepas lagi darinya.                 Reifan terkekeh, mengejek Robby yang hanya sanggup termangu di tempatnya. Reifan mendorong tubuh Robby agar berjalan lebih cepat, dan secepatnya menarik tangan Robby ke mobil yang telah menunggu mereka.                 “Penyiksaan,” cela Robby.                 Reifan tersenyum mengejek.                 “Lagian, baru juga sampai di Kathmandu, udah kepengen mati bengong. Please, deh! Udahlah, Rob. Fokus. Ef, o, ka, u, es,” olok Reifan sembari mengeja kata 'fokus'.                 "Reseh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD