Raja juga sudah bersiap untuk peri ke kantor Prima Utama. Pagi ini, Raja terlihat sangat bersemangat sekali dan berbeda dari hari -hari biasanya. Ia memakai setelan kemeja salur dengan celana bahan warna denim yang menyesuaikan warna salur kemejanya. "Pagi semuanya, Mama, Papa, Adikku Ratu yang sangat cantik sekali. Makin ca em aja kamu," puji Raja dengan senyum mengembang di sudut bibirnya. Senyum itu terus ada dan sama sekali tidak pudar. Ratu menatap Raja dengan tatapan aneh dan bingung. Tidak biasanya, kakaknya ini bersikap manis sekali seperti pagi ini. Mungkin dia habis mimpi indah. Atau ketemu bidadari cantik di tempat magangnya atau mungkin lagi ada maunya? Perlu waspada sepertinya. "Kenapa Kak? Gak lagi kemasukan setan ganjen kan?" ucap Ratu memutar dua bola matanay dnegan ma

