Bella menggelengkan kepalanya pelan, "Aku tidak mempermainkanmu, Mas Raja. Aku ..." Kalimat itu terputus dari bibir Bella. Bella tidak bisa melanjutkannya. Rasanya sesak sekali di dad4 Bella. Ingin mengungkapkan isi hatinya dengan jujur seperti Raja. Tapi Bella takut. Bella takut, semua harapannya pupus jika Raja tahu, ia sudah memiliki anak berusia tiga tahun karena kejadian hari itu. "Terus apa? Apa? Kenapa? Jelaskan dong? Biar aku paham! Maksud kamu apa? Kamu mau aku cium, aku sentuh di ruangan, tapi kamu masih jalan dengan Pak Yudistira! Apa maksud kamu? Bikin aku cemburu? Biki aku sakit hati?! Hah! Atau kamu mau nge -prank aku? Kamu hanya pengen melihat aku yang terlalu bucin dengan kamua? Atau apa? Beri aku keputusannya malam ini juga Bella!" ucap Raja begitu frustasi. Raja tidak

