RR.8 (+)

558 Words

"Ekhemmm ...." Tiba -tiba saja suara Papa David terdengar keras tepat disamping dimana Jovan dan Ratu masing berciuman. Ratu langsung melepas ciuman dari bibir Jovan dan lompat turun daripangkuan Jovan. Benar saja, Papa David sudah berdiri di dekat dinding yang tempatnya gelap. Jovan mendadak gugup dan lidahnya kelu. Ia baru saja mencium Ratu. Dad4nya semain berdebar tidak beraturan. Janan -jangan saat ciuman tadi, Om David sudah ada disana dan melihatnya. Bagaimana Jovan tadi begitu bernafsu sekali sampai -sampai ia memegang payudar4 Ratu di luar kaos kaos oblongnya. Normal kan? Laki -laki mencium kekaishnya dan tangannya bergerilya kemana -mana. APalagi tempat itu sunyi, sei dan sanagt senyap. Jovan pikir aman, ternyata ia lupa. Ini rumah Ratu. CCTV nya nyata ada Tante Tiwi, Om David

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD