Bab 22

1241 Words

Marco mendekati Cassandra. Ia melirik remote yang tergeletak di atas ranjang gadis itu. Dicobanya untuk meraih benda itu. Namun sayang, gerakan Cassandra jauh lebih gesit. Gadis itu menegakkan tubuhnya, menjadikannya tameng untuk menghadapi Marco. Marco terkejut karena tak menduga gerakan itu. Tanpa sengaja, kejantanannya menyentuh bagian kenyal tubuh gadis itu. Marco menelan kasar salivanya. Jantungnya berdebar semakin keras. Ia tak mampu lagi menyembunyikan hasratnya. Suara desah dan erangan erotis yang keluar dari speaker itu, justru membuat batangnya semakin mengeras sempurna. Cassandra menggigit bibirnya. Sepasang matanya tak lagi memperhatikan layar datar itu, melainkan sesuatu yang menonjol dengan jelas di balik celana Marco. Perlahan Cassandra mendongakkan kepalanya. Ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD