Bitter Reality

1024 Words

"Bening ... hamil, Bu?" Suci cukup terkejut. Tentu saja, saat telepon, Satya tidak mengatakan kalau Bening masuk rumah sakit karena pendarahan. Pria itu hanya mengatakan Bening pingsan. Suci yang sedang menyiapkan kebutuhan anak-anak pun tidak sempat bertanya lebih jauh lagi. "Iya, Bu ... alhamdulillah. Satya akan memiliki anak kembar dari dua ibu yang berbeda." Bu Sari benar-benar bahagia karena sang putra, Satya, akan memiliki dua anak sekaligus. "Maaf, Bu ... boleh aku tanya sesuatu?" "Apa itu, Bu?" "Tentang Satya dan Bening." "Oh ... monggo. Apa yang Bu Suci ingin ketahui?" "Bagaimana hubungan Satya dan Bening dulu, Bu?" Bu Sari tersenyum. Jujur saja dia bingung. Haruskah dia menjelaskan semuanya? Apakah tidak akan menyebabkan masalah nantinya? Belum sempat Bu Sari menjawab,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD