Tatapan Dingin

1638 Words

    Dengan semangatnya ia berkata, “Apa kamu menyukai bunga mawar yang aku kirimkan untukmu?”       Aku tersentak mendengar pertanyaan yang diberikan oleh Tonny Dalex yang tiba-tiba datang mengunjungiku. Aliran darahku serasa terhenti dan lidahku terasa kelu, tak tahu harus berkata apa. Aku tidak menyangka Tonny Dalex yang mengirimkan bunga itu padaku. Ini semua benar-benar di luar dugaanku.       “Freya…” Tonny melambaikan tangannya di hadapanku yang melamun.       Aku terkejut melihat Tonny yang sudah berdiri di depan meja kerjaku, “K-K-Kak Tonny. A-apa kabar?”       “Baik.”       “Ada apa gerangan Kak Tonny mengunjungiku siang ini?”       “Aku hanya ingin mengunjungimu.”  Tonny tersenyum lembut padaku, “Apa kamu menyukai bunga yang aku kirimkan padamu?”       “Bunga?”  

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD