Bab 47. Mematai Dara

1000 Words

Happy Reading. Jam istirahat selalu digunakan Dara dan Wila untuk makan di kantin. Seperti saat ini, Wila sudah menggandeng tangan Dara untuk menyeret wanita itu makan siang di kantin kantor seperti biasanya. "Nggak perlu gandeng-gandeng juga kali, lepasin nggak!" ucap Dara dengan mata melotot ke arah sahabatnya itu. Dia bukannya risih tetapi takutnya ada gosip yang nggak-nggak tentang mereka. Kan sekarang lagi marak ya, penyuka sesama. "Iya iya, nggak usah galak-galak gitu napa?" Wila nyengir kuda. "Ntar ada gosip tentang kita, lu mau?" "Gosip apa?" Tanya Wila polos. Ingin sekali Dara memukul kepala wanita sok tidak tahu ini, yang pura-pura tidak mengerti kalau keduanya pernah digosipin penyuka sesama. Saking tidak pernah ada pria yang jalan bareng mereka, sedang Dara dan Wila sel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD