Bab 59

1340 Words

Ethan tak kuasa menahan tangis dan amarahnya saat ini. Terlebih ketika melihat Emma meringkuk di atas ranjang dengan wajah yang pucat pasi. Ethan menunggu kedatangan Galen juga Narasya kesana. Barulah dia bisa meninggalkan Agatha bersama orang tuanya. Tak lama Galen datang bersama Narasya, terlihat mata Narasya sudah sembab karena terus menangis. Galen juga membawa dokter pribadi mereka. "Ethan....." panggil Galen. Ethan dan Agatha serempak menoleh ke sumber suara. "Ayah, maafkan aku. Harusnya aku langsung bertindak ketika tahu surat itu." Galen menepuk pundak putranya untuk menenangkan Ethan saat ini. Dia tak mungkin menyalahkan Ethan atas semua yang terjadi pada Emma. Ethan dan Emma adalah anak anaknya. Masing masing dari mereka mempunyai masa lalu dengan keluarga mereka. "E

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD