Merahasiakan Sophie

1276 Words

“Kakak, Papa sama Acy belum turun?” “Belum, Ma. Masih bobok.” Liona meletakkan ponselnya di atas meja. Katanya Xavier akan membantu untuk menyiapkan makanan dan dekorasi ruangan demi pesta ulang tahun anaknya yang ketiga. Dia langsung ke kamar setelah mendapatkan jawaban dari Karl tadi. Xavier mengatakan akan menghias ruang tengah untuk acara anaknya. Tapi sampai sekarang belum juga memunculkan dirinya untuk membantu Liona. Begitu dia masuk, dilihatnya dua orang itu masih tertidur. Waktu Liona mendekat, matanya Darcy terlihat terbuka sedikit dan justru menahan tawa. Liona menghela napas dengan kelakuan dua orang ini. Dia langsung mencubit pipi anaknya dengan gemas. Lalu Darcy tertawa dan kemudian disambut oleh Xavier. “Kenapa masih tidur? Katanya mau bantuin aku. Di bawah udah be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD