"Tidurlah, nanti aku akan membangunkanmu saat kita sudah sampai." Melihat Selena yang terlihat kelelahan membuat lelaki itu tidak tega. Davin kemudian menyetel jok tempat Selena duduk menjadi lebih landai. Untuk memudahkan gadis itu beristirahat. "Kamu tidak apa, aku tinggal tidur?" tanya Selena yang memang telah lelah dan mengantuk, tetapi masih sempat khawatir dengan keadaan Davin. "Tidak. Aku justru senang karena kamu bisa beristirahat sekarang." "Baiklah. Aku tidur dulu kalau begitu." Selena benar-benar memejamkan matanya. Hari ini cukup berat bagi wanita itu. Dia sudah mengetahui semuanya dengan jelas. Bukan hanya katanya. Tidak hanya mengetahui kalau Vino benar-benar busuk, dia juga harus menerima fakta baru tentang Dewina yang sebenarnya. Davin lega, satu per satu masalah