11. Persembunyian

2284 Words

"Aya ...," sapa Kamil ketika gadis itu akhirnya bangun. Sudah hampir satu jam Kamil menemani Nayarra di kamar gadis itu, memandangi adik kecilnya yang kini sudah beranjak dewasa. "Mas Kamil, kenapa ke sini?" tanya Nayarra heran. Kesibukan Kamil membuatnya jarang berkunjung ke L&C, kecuali jika ada perayaan penting, atau ada salah satu penghuni yang sakit parah. Kamil yang sejak tadi duduk di kursi dekat tempat tidur Nayarra, kini mendekat dan duduk di tempat tidur gadis itu. Dibelainya kening Nayarra perlahan. "Mama yang minta Mas ke sini, kata Mama kamu sakit." "Aku cuma nggak enak badan aja, Mas." Nayarra memiringkan tubuhnya menghadap Kamil, sama sekali tidak ada niat untuk beranjak duduk. Ia sama sekali tidak merasa risih berbaring di tempat tidur meski ada Kamil menemaninya. Hal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD