Duka Yang Terselubung

1851 Words

Rasa bingung mengantar Amora sampai di club' itu, bingung karena tidak bisa melihat wajah murung ketiga putrinya , hanya karena merindukan ayahnya. "Brengseek. Bukankah tadi aku mengatakan jaga bicaramu? Kenapa kau justru semakin gil...., aakh!" Amora memekik saat Max justru menjatuhkan tubuhnya di atas sofa , dan langsung menaunginya, untuk bisa menyentuh Amora lebih , akan tetapi detik berikutnya tubuh Max justru di angkat paksa dari arah belakang, dan dua bogem mentah juga langsung mendarat di rahang dan hidung laki-laki yang sudah di kuasai alkohol itu. "Brengseek. Kau ingin cari perkara dengan menyentuh wanitaku?!" Suara itu terdengar berteriak lantang, dan menit berikutnya kekacauan justru terjadi saat dua orang yang juga kawan Max ikut campur dengan ingin menyerang Daniel. Iya,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD