24. Saga Menghilang

1255 Words

Waktu menunjukkan pukul 12 malam saat Mara kembali ke kamarnya setelah menyelesaikan syuting hari ini. Setelah acara makan malam bersama Saga sebelumnya, ia kembali melanjutkan syuting, sementara Saga pergi entah ke mana. Mara pikir, Saga ke mobilnya, tidur di sana. Mara duduk di tepi ranjang lalu mengusap tengkuk yang terasa berat. Sejujurnya, ia lelah, tapi tetap harus bertanggung jawab dengan pekerjaannya. Mara mengambil scriptnya saat ia teringat syuting sebelumnya di mana adegan ranjang dan ciuman yang harusnya ada, tiba-tiba ditiadakan. Semua itu bukan kemauannya, melainkan perintah dari sutradara. Semuanya itu suatu keberuntungan baginya, tapi tetap saja ia merasa aneh apalagi keputusan ini seperti diambil mendadak. Tak ada pemberitahuan sebelumnya. Tiba-tiba ponsel Mara berder

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD