POV Debby “Kau yakin aku tidak bisa meyakinkanmu untuk tinggal?” kata Marco. Bibirnya mencium leherku saat aku duduk di tepi ranjang tidurnya untuk memakai pakaiannya. “Aku harus pulang, Marc” jawabku mengerang karena sentuhan dari bibirnya. “Mengapa” ucapnya bertanya. Bibirnya sekarang ada di bahu telanjangku. “Karena aku ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Ini sudah jam enam sore, seharusnya aku sudah pulang beberapa jam yang lalu” jawabku terkikik. Aku berencana untuk pulang setelah sarapan dan mandi. Tapi semuanya berjalan tidak sesuai rencana, karena pada akhirnya aku kembali ke atas ranjang dengan Marco, dimana kami sekarang menghabiskan sebagian besar hari. Aku tidak bisa menahan diri, dia terlalu sulit untuk ditolak, tapi kenyataannya aku memang harus pergi sekarang. Aku tida

