52~BC-2

821 Words

Lift meluncur cepat ke lantai bawah setelah mereka memasukinya dan hanya hening yang menemani sampai pintunya terbuka. “Kamu mau ke mana?” tanya Altaf tetap berada di samping Cinta yang pergi menuju pintu keluar sambil mengetik sesuatu di ponselnya. “Ke rumah temen.” “Besok datanglah ke kantor jam sembilan dan kita mulai membahas proyek di Bali.” “Oke.” Cinta memasukkan ponselnya ke tas. Berhenti di pelataran kantor dan menunggu sopirnya yang masih berada di parkiran basement. “Tapi, bagaimana dengan pekerjaanmu?” tanya Altaf hanya untuk berbasa-basi, mencoba terus mencari bahan obrolan dengan adiknya. “Aku sudah resign, biar bisa fokus ke perusahaan.” “Baguslah.” Tatapan Altaf berhenti pada sosok wanita yang menaiki tangga teras dan tersenyum padanya. “Siang, Ran,” sapanya ramah,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD