87~BC-2

902 Words

“Gerak?” Tatapan Bias turun ke perut Cinta. Hampir tidak percaya dan tercengang untuk sesaat. Sampai akhirnya ia sadar dan segera menyentuh perut Cinta dengan tangan kirinya. Mencoba mencari-cari pergerakan dari dalam sana, tetapi tidak kunjung menemukannya. “Kok, nggak ada.” “Tadi ada.” Senyum Cinta terus saja mengembang. “Nanti kalau dia gerak lagi, aku kasih tau.” “Aku cuci tangan dulu,” ucap Bias segera bangkit menuju tempat cuci tangan di sudut resto. Setelah selesai, ia kembali dan memegang perut Cinta dengan kedua tangan. Bias sangat-sangat penasaran dengan pergerakan calon bayi mereka yang baru saja terjadi beberapa saat yang lalu. “Nggak mau gerak lagi dianya.” Cinta tertawa melihat Bias yang terlihat kesal karena tidak merasakan pergerakan apa pun. “Sabar, ya, Papa Bi,” ucapn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD