Ban 14 - Pelukan Hangat

1081 Words

Dari sudut jalan Aurora memandangi mereka berdua dengan tatapan penuh kesedihan. Bukan karena Aurora yang cemburu karena Bima mengantarkan Callista pulang. Tetapi karena ucapannya tidak dipercaya oleh Bima dan semua orang. Bima lebih percaya dengan Callista. Orang yang jelas-jelas sudah mengancam dan berbuat kasar kepadanya. Namun Aurora tidak bisa berbuat apa-apa. Percuma saja jika ia harus menjelaskan kembali kepada semua orang. Karena mereka pun pasti tidak akan percaya dengan penjelasannya itu. Aurora hanya di cap sebagai perempuan yang aneh di kampusnya. Aurora membuang nafasnya dan melanjutkan perjalannya untuk pulang ke rumah. ***** Di jalan sore itu, suasana terasa hangat dan tenang. Langit mulai berwarna jingga. Memantulkan cahaya lembut di sepanjang trotoar yang basah sisa huja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD