Bab 62

1205 Words

Lyra menutup luka di lehernya dengan tangan kanannya. Menekannya untuk menghentikan darah yang keluar. Pisau milik Dalimah masih terjulur ke sisi leher kanannya. “Apa gunanya menyelamatkanku kalau akhirnya Bi Dalimah melukaiku? Bukankah aksi menolong ini akan sia-sia?” “Selama Anda tidak bisa bersama dengan Tuan, tidak ada yang sia-sia,” balas Dalimah lirih. “Jalan,” perintahnya seraya mendorong tubuh Lyra agar berjalan maju ke arah pintu yang menuju ke arah tangga. “Apa aku ada salah sama Bi Dalimah? Kenapa Bi Dalimah memperlakukanku seperti ini?” tanya Lyra seraya berjalan pelan menuju pintu. “Padahal selama ini aku memperlakukan Bi Dalimah dengan baik. Aku nggak pernah seenaknya sendiri sama Bi Dalimah atau sama pelayan yang lain. Selain itu, aku juga sudah menganggap Bi Dalimah sep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD