Malam hari

1259 Words

"Mbak, serius Lo nikah?" Doni bahkan senyum kegirangan, anak remaja itu memakai tuxedo mewah dan juga rambut yang begitu klimis. Benar-benar bukan menampilkan Doni yang tengil dan mengesalkan seperti biasanya. Wajah tampan benar-benar terlihat jelas dengan balutan pakaian mewah itu. Biasanya Doni bahkan hanya memakai kaos oblong dan celana puntungnya, yang benar-benar berbeda dengan malam ini. "Menurut Lo?, Memangnya gue lagi akting kayak di film-film?" katanya, meski ini menyakitkan dan harapannya adalah hanya seperti di film-film Laras harus terlihat bahagia. ia berharap besok pagi ia bangun masih menjadi wanita lajang. Doni tertawa mendengar jawaban dari wanita tersebut. "Ada-ada aja Lo mbak, eh btw ada yang pengen gue kasih ke Lo." Doni cengengesan, entah mengapa Laras mencium arom

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD