60

1158 Words

Sekar memilih diam setelah Herman mengajukan permintaan seperti itu. Entah dia harus senang atau sedih saat ini. Perasaannya menjadi ta menentu saat ini. Herman sendiri tak melanjutkan ceritanya. Ia memulih fokus menyetir dan melajukan mobilnya menuju alamat yang di tuju. *** Dimas ijin untuk pulang lebih dulu dan mempersiapkan apa yang seharusnya ia persiapkan sebagai pengantin laki -laki. Waktu begitu cepat berputar dan sore mulai menjelang. Meta sudah berada di rumah dan di rias layaknya sebagai pengantin wanita. Pernikahan mereka adalah pernikahan yang akan di langsungkan agar segera SAH. Dimas juga sudah memakai pakaian jas lengkap. Tangannya memegang kertas berisi nama Meta. Ia sama sekali belum tahu dan tidak hapal. Penghulu sudah datang. Dimas sudah duduk di depan meja ija

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD