Setelah mendengar penjelasan dari Maya, Rangga terdiam sejenak. Dia masih kesal dengan sikap Evan yang melihat Alya begitu rendah. Rangga membuang napasnya kasar, ternyata bukan dia saja yang khawatir dengan Alya, ternyata ibunya juga sama khawatir dengan Alya. "Alya gak cerita apa-apa sama aku tante, udah berapa hari ini Rangga belum ketemu Alya. Atau hanya sekedar saling balas chat," jelas Rangga. Maya membuang napasnya kasar, wajahnya terlihat sedikit kecewa, karena Rangga tidak mengetahui apa-apa. Namun, tiba-tiba Maya teringat kalau Evan dan Rangga bertengkar. Maya kembali melihat ke arah Rangga. "Ngga, tadi pagi Evan bilang kalau kamu mukulin Evan? Karena kamu salah paham sama dia?" Rangga mengerutkan keningnya saat mendengar obrolan Maya. "Salah paham apa tante?" Maya menarik

